Tips
menghemat kuota internet
Di era
global seperti sekarang, internet adalah hal yang tidak akan pernah terlepas
dari kita, berikut beberapa cara menghemat kuota internet, di ambil dari
berbagai sumber 😘
1.
Awasi penggunaan data
Sebelum
menghemat penggunaan data, ada baiknya pengguna mengenali tipe-tipe konsumsi
datanya. Apakah lebih sering habis karena media sosial, browsing, bermain game,
menonton video online atau justru karena digunakan mengunduh aplikasi.
Pengguna
bisa dengan mudah mengenali hal tersebut melalui menu di masing-masing ponsel,
baik sistem operasi Android, iOS atau Windows Phone.
Menu
ini biasanya ada dalam bagian pengaturan. Ketika dibuka akan menunjukkan berapa
banyak data yang telah digunakan dan aplikasi apa saja yang menggunakannya.
Selain
menggunakan aplikasi bawaan, ada juga aplikasi buatan pihak ketiga yang bisa
dipakai menghitung konsumsi data. Misalnya, pengguna Android bisa mencoba
aplikasi bernama Onavo Count untuk melacak penggunaan data.
Setelah
mengetahui aplikasi apa saja yang banyak menggunakan data, tentu pengguna lebih
mudah mengatur kapan menjalankan aplikasi tersebut. Misalnya, hanya membuka
Path ketika terhubung dengan WiFi atau pada jam-jam tertentu ketika operator
layanan komunikasi sedang memberikan bonus kuota internet.
2.
Matikan update otomatis
Update
otomatis membuat pengguna selalu bisa mendapatkan aplikasi terbaru tanpa harus
repot. Tapi bila tak terkendali, fitur ini malah jadi jebakan yang bisa
membabat habis kuota data.
Bayangkan,
bila Anda sedang menggunakan layanan data dari koneksi mobile lalu tanpa
disadari ada sejumlah aplikasi yang otomatis diperbarui.
Satu
aplikasi tersebut katakanlah berukuran 30 MB. Ketika pemutakhiran otomatis
terjadi pada lima aplikasi dengan ukuran serupa saja sudah 150 MB yang hilang
dari kuota data.
Sebaiknya
pengguna mematikan saja fitur ini, dan memilih opsi melakukan pembaruan
aplikasi secara manual atau otomatis hanya saat terkoneksi dengan WiFi.
Tujuannya agar aplikasi, misalnya Google Play Store tidak otomatis mengunduh
pembaruan menggunakan koneksi seluler.
3.
Minimalkan download aplikasi
Kurangi
mengunduh aplikasi melalui koneksi seluler. Ukuran file sebuah aplikasi
sebenarnya bervariasi, tidak seluruhnya berukuran besar. Namun bila Anda
termasuk yang suka bermain game, perhatikanlah ukuran file yang diunduh.
Seringkali
game dengan tampilan grafis tiga dimensi memiliki file berukuran besar.
Misalnya, Contract Killer keluaran Glu Mobile, yang berukuran sekitar 295 MB.
Kadangkala,
setelah dipasang pun masih ada data-data pendukung lain yang mesti diunduh oleh
game jenis ini. Ketika ditotal, data yang diunduh pun bisa hampir mencapai 1
GB. Jumlah sebesar ini tentu saja akan memakan banyak kuota data, apalagi jika
sering dilakukan.
Bila
harus mengunduh game seperti ini, sebaiknya mencari koneksi WiFi gratis atau
lakukan saat Anda berada di lokasi-lokasi tertentu yang memang menawarkan WiFi.
Alternatif lain untuk menghemat, cobalah untuk mengunduh aplikasi tersebut saat
operator yang digunakan memberikan bonus kuota.
Aplikasi
lain, seperti Facebook, Instagram atau Path, biasanya berukuran kecil ketika
pertama kali diunduh. Namun konsumsi datanya bisa membesar saat digunakan.
Path, misalnya bisa mengkonsumsi ratusan megabyte kuota data untuk menampilkan
linimasanya yang berjejal dengan foto.
Bila
masalah terbesar dalam kuota data Anda adalah soal aplikasi jejaring sosial
seperti ini, cobalah mengatur waktu penggunaan aplikasi tersebut. Misalnya
dengan mengurangi unggahan foto, mengurangi refresh linimasa aplikasi hingga
hanya membukanya saat terhubung dengan WiFi.
4.
Pintar menonton video online
Menonton
video di YouTube ketika sedang di perjalanan memang menyenangkan, tapi jangan
kaget bila ini membuat kuota data cepat habis. Streaming video adalah salah
satu layanan yang membutuhkan data dalam jumlah besar.
Bila
ingin menghemat kuota data Anda, sebaiknya hindari menonton streaming video
menggunakan koneksi seluler. Alternatif lain, menonton streaming atau mengunduh
video yang diinginkan ketika terhubung ke WiFi gratis.
Jika
memang harus menonton via koneksi seluler, dapat diakali dengan menurunkan
kualitas video. Biasanya pada YouTube terdapat pilihan antara 270p hingga
1080p. Semakin rendah kualitasnya, ukuran data yang dibutuhkan per detik pun
semakin kecil.
Alternatif
lain, YouTube punya fitur baru yang bikin penggunanya bisa menonton video
offline. Nah, dengan memanfaatkan fitur ini, Anda bisa mengunduh video YouTube
yang diinginkan saat ada koneksi WiFi, lalu menontonnya di waktu lain.
5.
Kompresi data di browser
Sejumlah
peramban atau browser memiliki fitur bawaan yang otomatis memampatkan data.
Fitur ini sangat berguna untuk mereka yang sering menjelajah internet
menggunakan ponsel.
Peramban
yang memiliki fitur ini, antara lain adalah Chrome dan Opera Mini. Keduanya
menggunakan server mereka sendiri untuk mengompres data situs yang dikunjungi
pengguna, lalu mengirimkannya dalam bentuk data yang sudah diperkecil.
Like
& share kalau bermanfaat ❤️
No comments:
Post a Comment